BATU BARA — Menghadapi musim hujan dan mengantisipasi potensi genangan air hingga banjir, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku bersama Kepala Desa Pahang beserta jajaran menggelar kerja bakti membersihkan saluran drainase, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus langkah preventif untuk menjaga kelancaran aliran air di sekitar Lapas dan kawasan permukiman masyarakat.
Kerja bakti diawali dengan membersihkan parit yang berada tepat di depan Lapas Labuhan Ruku. Petugas Lapas bersama Kepala Desa Pahang dan jajaran bergotong royong mengangkat sampah, membersihkan rumput liar, serta menyingkirkan material yang berpotensi menyumbat saluran air.
Pembersihan kemudian dilanjutkan hingga saluran drainase di dekat perumahan warga. Kegiatan dilakukan untuk memastikan saluran air tetap berfungsi optimal, terutama saat intensitas curah hujan meningkat.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan internal, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Sinergi bersama Pemerintah Desa Pahang menjadi langkah nyata dalam memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara jajaran Lapas dan pemerintah desa dalam menjaga fasilitas umum serta kawasan permukiman warga.
Selain sebagai upaya mengantisipasi genangan air pada musim hujan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran seluruh pihak mengenai pentingnya menjaga kebersihan drainase secara berkelanjutan.
Dengan saluran air yang bersih dan tidak tersumbat, risiko genangan akibat hujan dapat diminimalkan. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penting untuk menciptakan kawasan yang lebih sehat dan nyaman.
Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku berkomitmen untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan terus terpelihara demi mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman serta mengurangi risiko banjir pada musim penghujan.il_06
