BALI – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menegaskan komitmennya memperkuat industri aluminium nasional melalui partisipasi dalam International Critical Minerals and Metals Summit: Indonesia 2026 di Bali.
Dalam forum internasional tersebut, Direktur Keuangan INALUM, Ken Permana, hadir sebagai panelis untuk membahas posisi Indonesia dalam rantai nilai aluminium global.
Forum ini menjadi wadah bagi pelaku industri dan investor untuk membahas peluang investasi, tantangan industri, serta penguatan rantai pasok mineral dan logam di tengah persaingan global.
INALUM menilai penguatan hilirisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia, mulai dari bauksit, alumina, hingga aluminium.
Selain ketersediaan bahan baku, peningkatan daya saing industri juga membutuhkan dukungan investasi, teknologi, energi yang kompetitif, dan kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Melalui forum ini, INALUM turut mendorong pengembangan industri aluminium yang terintegrasi dan berkelanjutan agar Indonesia semakin mampu bersaing di pasar internasional.ws
