BATU BARA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan diikuti warga binaan, jajaran petugas Lapas Labuhan Ruku, serta sejumlah tamu undangan, Kamis (10/9/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilanjutkan dengan sari tilawah. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut menjadi pembuka sekaligus menciptakan suasana religius sebelum kegiatan dilanjutkan ke rangkaian acara berikutnya.
Selanjutnya, Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam laporannya disampaikan berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk sejumlah perlombaan keagamaan yang melibatkan warga binaan.
Perlombaan tersebut menjadi wadah bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi sekaligus meningkatkan semangat dalam mengikuti program pembinaan kerohanian.
Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, ST., S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Sejumlah tamu undangan berasal dari Kejaksaan Negeri Batu Bara, Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kalapas menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum penting dalam memperkuat pembinaan kepribadian dan kerohanian warga binaan.
Setelah sambutan Kalapas, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada para pemenang perlombaan keagamaan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Perlombaan tersebut meliputi azan, tausyiah, dan hafalan surat-surat pendek.
Pemberian hadiah menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi serta semangat warga binaan dalam mengikuti berbagai kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Labuhan Ruku.
Suasana semakin semarak dengan penampilan shalawat yang dibawakan oleh warga binaan. Penampilan tersebut menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif warga binaan dalam memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Selain menghadirkan suasana religius, lantunan shalawat juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan warga binaan kepada Rasulullah SAW.
Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah yang disampaikan Al Ustadz Arif Habibi Batubara (UAS KW) dengan tema “Dengan Shalawat, Kita Tingkatkan Iman dan Kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.”
Tausyiah diikuti dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta, khususnya warga binaan sebagai penerima manfaat utama program pembinaan kerohanian.
Dalam tausyiahnya, Al Ustadz Arif Habibi mengajak seluruh peserta untuk senantiasa memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, meningkatkan keimanan, serta menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam membangun akhlak dan perilaku yang baik.
Nilai-nilai keteladanan Rasulullah diharapkan dapat diterapkan oleh warga binaan selama menjalani proses pembinaan di Lapas maupun ketika nantinya kembali ke tengah-tengah masyarakat.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Lapas Labuhan Ruku terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan keimanan, dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Kegiatan keagamaan tersebut diharapkan menjadi bekal spiritual bagi warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang berakhlak dan bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosial.il_06
