{"id":2605,"date":"2026-08-24T03:29:46","date_gmt":"2026-08-24T03:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/arsiponline.com\/?p=2605"},"modified":"2026-08-24T03:29:46","modified_gmt":"2026-08-24T03:29:46","slug":"rayakan-hut-ri-ke-81-dengan-penuh-keceriaan-inalum-perkuat-kebersamaan-karyawan-dan-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/2026\/08\/24\/rayakan-hut-ri-ke-81-dengan-penuh-keceriaan-inalum-perkuat-kebersamaan-karyawan-dan-keluarga\/","title":{"rendered":"Rayakan HUT RI ke-81 dengan Penuh Keceriaan, INALUM Perkuat Kebersamaan Karyawan dan Keluarga"},"content":{"rendered":"<h1><\/h1>\n<p><strong>BATU BARA<\/strong> \u2014 Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah di lingkungan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM). Setelah melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-81, PT INALUM melanjutkan rangkaian kegiatan dengan menggelar berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan karyawan beserta keluarga, Senin (17\/8\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan perlombaan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keceriaan, kekompakan, dan kebersamaan. Para karyawan bersama anggota keluarga tampak antusias mengikuti berbagai permainan yang telah disiapkan panitia. Suasana semakin semarak dengan hadirnya sorakan, tepuk tangan, serta gelak tawa dari para peserta dan penonton.<\/p>\n<p>Berbagai perlombaan tradisional sengaja dihadirkan sebagai bagian dari kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI. Selain menjadi hiburan bagi karyawan dan keluarga, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan PT INALUM.<\/p>\n<p>Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain <strong>balap karung, makan kerupuk, menyusun bola, membawa tepung<\/strong>, serta berbagai permainan tradisional lainnya. Masing-masing perlombaan menghadirkan keseruan tersendiri karena para peserta tidak hanya dituntut untuk cepat dan tangkas, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan, konsentrasi, dan kekompakan.<\/p>\n<p>Keseruan semakin terasa ketika para peserta berlomba memberikan penampilan terbaik. Tidak jarang terjadi momen-momen lucu yang mengundang tawa para penonton. Meski berlangsung penuh persaingan, seluruh peserta tetap menunjukkan sikap sportif dan menjunjung tinggi kebersamaan.<\/p>\n<p>Direktur Utama PT INALUM, <strong>Melati Sarnita<\/strong>, mengungkapkan bahwa semangat kemerdekaan begitu terasa dalam rangkaian kegiatan yang digelar perusahaan. Menurutnya, perlombaan tradisional menjadi salah satu cara sederhana namun bermakna untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat kebersamaan seluruh keluarga besar INALUM.<\/p>\n<blockquote><p>\u201cSemangat kemerdekaan begitu terasa dalam keseruan berbagai perlombaan tradisional di INALUM untuk memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Suasana penuh tawa dan antusiasme mewarnai setiap perlombaan, menjadi momen kebersamaan untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh semangat,\u201d ujar Melati Sarnita.<\/p><\/blockquote>\n<p>Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dihidupkan melalui kebersamaan, gotong royong, sportivitas, dan kepedulian antarsesama.<\/p>\n<p>Perlombaan tradisional juga menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai budaya dan permainan rakyat yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia dalam merayakan momentum kemerdekaan.<\/p>\n<p>Di tengah perkembangan zaman dan semakin modernnya berbagai bentuk hiburan, permainan seperti balap karung, makan kerupuk, serta permainan tradisional lainnya tetap mampu menghadirkan suasana yang hangat dan menghibur.<\/p>\n<p>Bagi keluarga besar PT INALUM, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk berkumpul dan menikmati suasana perayaan kemerdekaan bersama. Kehadiran anggota keluarga para karyawan turut membuat suasana semakin hidup.<\/p>\n<p>Tidak hanya anak-anak, para orang dewasa juga tampak menikmati perlombaan. Hal ini menunjukkan bahwa perayaan HUT RI mampu menjadi momentum yang menyatukan berbagai kelompok usia dalam satu suasana kebersamaan.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme sejak dimulai hingga berakhir. Para peserta terlihat berusaha memberikan kemampuan terbaiknya untuk memenangkan perlombaan, namun tetap mengedepankan nilai sportivitas dan persaudaraan.<\/p>\n<p>Lebih dari sekadar mencari pemenang, perlombaan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan keakraban antara sesama karyawan maupun keluarga besar PT INALUM.<\/p>\n<p>Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan dapat terus terbawa dalam aktivitas sehari-hari di lingkungan kerja. Dengan hubungan yang semakin solid, suasana kerja yang harmonis diharapkan dapat mendukung semangat seluruh insan INALUM dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.<\/p>\n<p>Perayaan HUT ke-81 RI di PT INALUM pun menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan berbagai cara. Tidak hanya melalui upacara dan kegiatan resmi, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang mampu menghadirkan kebahagiaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.<\/p>\n<p>Seluruh rangkaian perlombaan tradisional tersebut berlangsung <strong>aman, tertib, meriah, dan kondusif<\/strong>. Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kegembiraan dari seluruh peserta dan keluarga yang hadir.<\/p>\n<p>Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat PT INALUM dalam membangun kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan perusahaan, sejalan dengan semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.<span style=\"color: #ff0000;\"><strong><em>W&#8217;s<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATU BARA \u2014 Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah di lingkungan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM). Setelah melaksanakan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2607,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-2605","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bumn"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2605","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2605"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2605\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2608,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2605\/revisions\/2608"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2605"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2605"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2605"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}