{"id":2453,"date":"2026-05-05T11:11:55","date_gmt":"2026-05-05T11:11:55","guid":{"rendered":"https:\/\/arsiponline.com\/?p=2453"},"modified":"2026-05-05T11:11:55","modified_gmt":"2026-05-05T11:11:55","slug":"melati-sarnita-tegaskan-peran-strategis-inalum-dalam-transformasi-industri-tambang-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/2026\/05\/05\/melati-sarnita-tegaskan-peran-strategis-inalum-dalam-transformasi-industri-tambang-nasional\/","title":{"rendered":"Melati Sarnita Tegaskan Peran Strategis INALUM dalam Transformasi Industri Tambang Nasional"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Inalum<\/strong><\/em> \u2014 Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, tampil sebagai pembicara dalam forum bergengsi IndonesiaMiner 2026 Conference and Exhibition yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri pertambangan, baik dari dalam maupun luar negeri.<\/p>\n<p>Forum ini menjadi wadah strategis bagi pelaku industri, pemerintah, akademisi, hingga investor untuk bertukar gagasan dan merumuskan arah masa depan sektor pertambangan di tengah tantangan global yang semakin dinamis.<\/p>\n<p>Mengusung tema \u201cMining with Meaning: Driving Progress Through Responsibility and Intelligence\u201d, forum ini menegaskan pentingnya transformasi industri pertambangan menuju praktik yang lebih berkelanjutan, berbasis teknologi, serta berorientasi pada nilai tambah jangka panjang.<\/p>\n<p>Dalam pemaparannya, Melati Sarnita menekankan bahwa industri pertambangan memiliki posisi krusial sebagai salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan tersebut tidak boleh mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan, kesejahteraan sosial, serta tata kelola perusahaan yang baik.<\/p>\n<p>\u201cIndustri tambang harus mampu memberikan kontribusi nyata tidak hanya bagi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagi keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa INALUM terus berkomitmen untuk mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini operasionalnya. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menjawab tuntutan global terhadap praktik industri yang lebih bertanggung jawab dan transparan.<\/p>\n<p>Diskusi dalam forum ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti transisi energi, fluktuasi harga komoditas, hingga disrupsi teknologi. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dinilai menjadi kunci dalam menciptakan industri pertambangan yang tangguh dan adaptif.<\/p>\n<p>Selain itu, pemanfaatan teknologi dan inovasi digital turut menjadi fokus utama dalam pembahasan. Transformasi digital diyakini mampu meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat sistem pengawasan, serta meminimalisir dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan.<\/p>\n<p>Para peserta forum juga membahas berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan Indonesia sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor pertambangan diharapkan mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar melalui hilirisasi industri serta pengembangan ekosistem industri berbasis sumber daya mineral.<\/p>\n<p>Keikutsertaan INALUM dalam forum ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan industri pertambangan nasional yang modern, berdaya saing global, serta berkelanjutan. Melalui partisipasi aktif dalam diskusi strategis seperti ini, INALUM berharap dapat terus berkontribusi dalam merumuskan kebijakan dan praktik terbaik bagi masa depan industri tambang Indonesia.<\/p>\n<p>Forum IndonesiaMiner 2026 Conference and Exhibition pun diharapkan mampu menjadi katalisator perubahan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam industri pertambangan global yang berorientasi pada keberlanjutan dan inovasi.<strong><em>Ws<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inalum \u2014 Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, tampil sebagai pembicara dalam forum bergengsi IndonesiaMiner 2026 Conference and Exhibition yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri pertambangan, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2454,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-2453","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bumn"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2453","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2453"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2453\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2455,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2453\/revisions\/2455"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2454"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2453"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2453"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2453"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}