{"id":2028,"date":"2025-12-09T01:11:00","date_gmt":"2025-12-09T01:11:00","guid":{"rendered":"https:\/\/arsiponline.com\/?p=2028"},"modified":"2025-12-09T01:11:00","modified_gmt":"2025-12-09T01:11:00","slug":"sinergi-tingkatkan-literasi-lapas-labuhan-ruku-terima-130-buku-dari-perpusnas-ri-dan-perpustakaan-pemprovsu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/2025\/12\/09\/sinergi-tingkatkan-literasi-lapas-labuhan-ruku-terima-130-buku-dari-perpusnas-ri-dan-perpustakaan-pemprovsu\/","title":{"rendered":"Sinergi Tingkatkan Literasi: Lapas Labuhan Ruku Terima 130 Buku dari Perpusnas RI dan Perpustakaan Pemprovsu"},"content":{"rendered":"<p><strong>Batubara<\/strong> \u2014 <em>Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku<\/em> terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang edukatif dengan menerima <strong>bantuan total 130 buku<\/strong> dari <strong>Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI)<\/strong> dan <strong>Perpustakaan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu)<\/strong>, Senin (8\/12). Bantuan ini menjadi <strong>dorongan penting<\/strong> bagi pengembangan perpustakaan lapas sebagai pusat literasi dan edukasi bagi warga binaan.<\/p>\n<p>Perpusnas RI mengirimkan <strong>100 eksemplar buku<\/strong> melalui layanan ekspedisi, mencakup kategori <strong>motivasi, keterampilan, agama, hingga pengetahuan umum<\/strong>. Koleksi ini diharapkan dapat <strong>meningkatkan minat baca<\/strong>, menambah wawasan, serta menunjang program pembinaan intelektual warga binaan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Perpustakaan Pemprovsu menyerahkan <strong>30 eksemplar buku<\/strong> secara langsung melalui <strong>Emi Fitria, S.Sos<\/strong>, yang hadir mewakili instansi tersebut. Kehadirannya disambut hangat oleh pihak Lapas Labuhan Ruku sebagai bentuk apresiasi atas <strong>sinergi dan kepedulian Pemprovsu<\/strong> dalam mendukung peningkatan literasi di kalangan warga binaan.<\/p>\n<p>Penyerahan bantuan dari dua perpustakaan besar ini menjadi <strong>bukti nyata kolaborasi antarlembaga pemerintah<\/strong> dalam mendorong transformasi pembinaan narapidana melalui pendidikan.<\/p>\n<p>Kalapas Labuhan Ruku menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan perpustakaan sebagai <strong>sarana pembinaan intelektual<\/strong>, sehingga warga binaan dapat memperoleh manfaat optimal selama menjalani masa pidana. Dengan bertambahnya koleksi buku ini, Lapas Labuhan Ruku semakin optimis untuk menciptakan lingkungan belajar yang <strong>edukatif, produktif, dan berdaya guna<\/strong>.<em>il_06<\/em><\/p>\n<p>#PeningkatanLiterasi<br \/>\n#LapasLabuhanRuku<br \/>\n#PerpusnasRI<br \/>\n#PerpustakaanPemprovsu<br \/>\n#PembinaanWargaBinaan<br \/>\n#PemasyarakatanProduktif<br \/>\n#KemenkumhamSumut<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batubara \u2014 Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Labuhan Ruku terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang edukatif dengan menerima bantuan total 130 buku dari Perpustakaan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2029,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[257],"tags":[411],"class_list":["post-2028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-menkumham","tag-peningkatanliterasi-lapaslabuhanruku-perpusnasri-perpustakaanpemprovsu-pembinaanwargabinaan-pemasyarakatanproduktif-kemenkumhamsumut"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2028"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2028\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2030,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2028\/revisions\/2030"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}