{"id":1811,"date":"2025-10-09T06:29:04","date_gmt":"2025-10-09T06:29:04","guid":{"rendered":"https:\/\/arsiponline.com\/?p=1811"},"modified":"2025-10-09T06:29:04","modified_gmt":"2025-10-09T06:29:04","slug":"dorong-ketahanan-pangan-inalum-terapkan-metode-tani-nusantara-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/2025\/10\/09\/dorong-ketahanan-pangan-inalum-terapkan-metode-tani-nusantara-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"Dorong Ketahanan Pangan, INALUM Terapkan Metode Tani Nusantara Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p>#INALUMBerkah #TaniNusantara #PertanianBerkelanjutan #KualaTanjung #SDGs2030 #KetahananPangan #BatuBaraHijau<\/p>\n<p><strong>Kuala Tanjung, 8 Oktober 2025<\/strong> \u2013 <em>PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)<\/em> kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung <strong>pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan<\/strong>, khususnya di sektor pertanian. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), INALUM bersama kelompok masyarakat binaannya melaksanakan <strong>panen padi hasil penerapan Metode Tani Nusantara (MTN)<\/strong> di lahan uji coba seluas \u00b11.000 meter persegi di <strong>Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara<\/strong>.<\/p>\n<p>Kepala Divisi CSR\/TJSL INALUM, <strong>Susyam Widodo<\/strong>, menjelaskan bahwa penerapan metode ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam <strong>mendorong inovasi pertanian yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdaya saing<\/strong>, sejalan dengan semangat <strong>Sustainable Development Goals (SDGs) 2030<\/strong>.<\/p>\n<blockquote><p>\u201c<strong>Penerapan Metode Tani Nusantara menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan terhadap pupuk dan pestisida kimia<\/strong>, sekaligus memperkuat <strong>ketahanan pangan berbasis kemandirian desa<\/strong>. Kami juga berupaya memperkuat kapasitas petani binaan agar lebih mandiri, hemat biaya, dan berdaya saing,\u201d ujar Susyam.<\/p><\/blockquote>\n<p>Metode Tani Nusantara sendiri merupakan <strong>pendekatan pertanian alami<\/strong> yang memanfaatkan <strong>bahan-bahan organik lokal<\/strong> untuk menggantikan penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Melalui metode ini, petani dapat <strong>menekan biaya produksi<\/strong>, sekaligus <strong>menjaga keseimbangan ekosistem tanah<\/strong> agar tetap subur dan sehat.<\/p>\n<p>Panen dilakukan pada <strong>awal Oktober 2025<\/strong>, setelah melalui masa tanam dan pemeliharaan selama <strong>tiga bulan<\/strong>. Hasilnya menunjukkan <strong>produktivitas setara dengan metode konvensional<\/strong>, namun dengan <strong>efisiensi biaya yang lebih baik<\/strong> dan <strong>penggunaan bahan kimia yang jauh lebih rendah<\/strong>.<\/p>\n<p>Dari hasil uji perbandingan, penerapan <strong>Metode Tani Nusantara menghasilkan produktivitas sebesar 220 kg per rante (400 m\u00b2)<\/strong>, hanya sedikit di bawah metode kimia yang mencapai <strong>250 kg<\/strong>, meskipun sempat mengalami <strong>kendala irigasi di pertengahan masa tanam<\/strong>. Namun secara ekonomi, metode ini terbukti lebih efisien karena <strong>biaya tanam hanya sekitar Rp500.000<\/strong>, dibandingkan <strong>Rp700.000 pada metode konvensional<\/strong>.<\/p>\n<p>Selain itu, petani juga dapat <strong>menghemat penggunaan pupuk dan pestisida kimia<\/strong> dengan menggantinya menggunakan <strong>pupuk dan pestisida organik berbahan fermentasi alami<\/strong>. Selama masa tanam, dilakukan <strong>tiga kali pemupukan dan dua kali penyemprotan pestisida organik<\/strong>, menyesuaikan kondisi tanaman di lapangan.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaan program ini, <strong>INALUM juga memberikan pelatihan intensif<\/strong>, <strong>studi banding ke desa lain yang telah menerapkan MTN<\/strong>, serta <strong>bantuan peralatan produksi pupuk dan pestisida organik<\/strong>. Program ini menjadi bagian dari <strong>kontribusi nyata perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs 2030 nomor 2: \u201cTanpa Kelaparan\u201d<\/strong>, sekaligus <strong>mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional<\/strong> yang dicanangkan oleh pemerintah.<\/p>\n<p>Dengan keberhasilan uji coba ini, INALUM berharap <strong>Metode Tani Nusantara dapat diperluas ke lahan-lahan pertanian lainnya di wilayah binaan<\/strong>, sehingga mampu menciptakan <strong>pertanian yang mandiri, produktif, dan ramah lingkungan<\/strong> di Kabupaten Batu Bara dan sekitarnya.<span style=\"color: #ff0000;\"><strong><em>il_06<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>#INALUMBerkah #TaniNusantara #PertanianBerkelanjutan #KualaTanjung #SDGs2030 #KetahananPangan #BatuBaraHijau Kuala Tanjung, 8 Oktober 2025 \u2013 PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1813,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-1811","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bumn"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1811","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1811"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1811\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1812,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1811\/revisions\/1812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1813"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1811"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1811"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1811"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}