{"id":1231,"date":"2025-03-29T10:51:57","date_gmt":"2025-03-29T10:51:57","guid":{"rendered":"https:\/\/arsiponline.com\/?p=1231"},"modified":"2025-03-29T10:51:57","modified_gmt":"2025-03-29T10:51:57","slug":"tingkatkan-kesiapan-pengamanan-lapas-labuhan-ruku-gelar-apel-siaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/2025\/03\/29\/tingkatkan-kesiapan-pengamanan-lapas-labuhan-ruku-gelar-apel-siaga\/","title":{"rendered":"Tingkatkan Kesiapan Pengamanan, Lapas Labuhan Ruku Gelar Apel Siaga"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Batu Bara<\/strong><\/span> \u2013 Jajaran Petugas Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku pagi ini menggelar Apel Siaga Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 14446 Hijriah bertempat di Halaman Lapas Labuhan Ruku, Sabtu (29\/3).<\/p>\n<p>Apel ini dipimpin oleh Plh Kalapas Suriawan dan turut hadir dalam apel tersebut seluruh Pejabat Struktural, Staf, Petugas Jaga dan Personil Polres Batubara dan Korami Talawi. Apel siaga ini dilakukan sebagai bentuk langkah deteksi dini dan antisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-1233\" src=\"http:\/\/arsiponline.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250329-WA0049.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"898\" srcset=\"https:\/\/arsiponline.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250329-WA0049.jpg 1600w, https:\/\/arsiponline.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250329-WA0049-250x140.jpg 250w, https:\/\/arsiponline.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250329-WA0049-400x225.jpg 400w, https:\/\/arsiponline.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250329-WA0049-768x431.jpg 768w, https:\/\/arsiponline.com\/wp-content\/uploads\/2025\/03\/IMG-20250329-WA0049-1536x862.jpg 1536w\" sizes=\"auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p>Suriawan dalam arahannya mengatakan bahwa potensi gangguan keamanan dan ketertiban akan selalu ada baik itu kita sadari ataupun tidak. \u201cDalam kondisi siaga pun potensi gangguan Kamtib tetap ada maka kita harus meningkatkan kewaspadaan kolektif seluruh petugas, tidak hanya saat menjelang Hari Raya Idul Fitri tetapi juga setiap harinya,\u201d pungkas Suriawan<\/p>\n<p>\u201cMaka dari itu untuk meminimalisir potensi gangguan tersebut maka saya perintahkan petugas untuk senantiasa siaga dan melakukan langkah-langkah deteksi sedini mungkin agar situasi kamtib tetap kondusif, aman dan terkendali secara menyeluruh oleh petugas,\u201d sambung Plh Kalapas<\/p>\n<p>Lebih lanjut Plh Kalapas mengingatkan untuk menyiapkan segala sarana dan prasarana keamanan untuk penunjang layanan kunjungan dan penitipan barang dengan maksimal seperti masker, sarung tangan, plastik bening, kabel ties, kartu kunjungan serta penitipan barang dan lain-lain.<\/p>\n<p>Disamping itu Plh Kalapas juga mengintruksikan kepada seluruh jajaran petugas melaksanakan seluruh instruksi yang telah disampaikan oleh pimpinan dan menjaga komitmen kinerja dengan melakukan tugas sesuai dengan SOP.<\/p>\n<p>&#8220;Utamakan sikap humanis dan mengedepankan dialog dengan warga binaan serta melakukan pendekatan saat ibadah maupun kontrol keliling. Tidak lupa juga kita ingatkan agar selalu menerapkan budaya hidup bersih baik lingkungan blok dan kamar hunian masing-masing WBP,&#8221; tegas Suriawan<\/p>\n<p>Terakhir Plh Kalapas baik secara pribadi maupun sebagai pimpinan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Minal Aidin Wal Faidzin. Maaf Lahir dan Bathin kepada seluruh jajaran dan keluarga besar Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku.<span style=\"color: #ff0000;\"><strong><em>iL_06<\/em><\/strong><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Batu Bara \u2013 Jajaran Petugas Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku pagi ini menggelar Apel Siaga Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 14446 Hijriah bertempat di Halaman &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1232,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[257],"tags":[],"class_list":["post-1231","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-menkumham"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1231","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1231"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1231\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1234,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1231\/revisions\/1234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1231"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1231"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/arsiponline.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1231"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}